-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

KHASIAT DAUN SIRSAK

Tuesday, June 18, 2019 | June 18, 2019 WIB Last Updated 2019-09-08T02:27:06Z

1. Buah       
Buah sirsak mengandung gizi yang tinggi, annonaine serta asimilobine. Secara empiris buah sirsak manjur mengatasi beragam penyakit, seperti disentri, empedu akut, kencing batu, tekanan darah tinggi, depresi, stres, diare, maag, demam, flu, dan asam urat. Buah ini juga bermanfaat untuk menjaga stamina, mempelancar air susu ibu, meningkatkan nafsu makan, dan menormalkan kembali sistem saraf yang kurang baik. Bahkan buah sirsak bisa memberikan efek anti-tumor dan anti-kanker yang sangat kuat.
Sirsak sesungguhnya bukan barang baru dalam pengobatan tradisional di Indonesia. Secara turun-temurun masyarakat mengonsumsi daun dan buah sirsak untuk menyehatkan tubuh. Masyarakat Aceh, misalnya, menyantap buah sirsak untuk mengatasi hepatitis. Etnis Madura memanfaatkan buah sirsak untuk meredakan diare dan sakit perut.
Di Haiti, buah sirsak digunakan untuk mengobati demam. Sedangkan di Peru, buah sirsak dimanfaatkan untuk mengobati kencing manis.
2. Daun
Daun Sirsak mengandung acetogenins, annocatacin, annocatalin, annohexocin, annonacin, annomuricin, anomurine, anonol, caclourine, gentisic acid, gigantetronin, linoleic acid, dan muricapentocin. Daun sirsak secara tradisional biasa digunakan untuk mencegah dan mengobati abses, arthritis, asthenia, asma, bronkitis, kolik, batuk, diabetes, diuretik, disentri, demam, gangguan empedu, influenza, jantung, hipertensi, gangguan pencernaan, infeksi, cacingan, lactogogue, gangguan hati, malaria, jantung
berdebar, reumatik, kurap, kejang, obat penahan darah, tonik, obat penenang, tumor, dan borok.
Masyarakat Aceh memanfaatkan daun sirsak sebagai obat batuk. Bagi etnis Sunda, daunnya berfaedah untuk menghilangkan mual, bisul, dan reumatik. Di Kalimantan, nenduduk lokal memanfaatkannya untuk mengobati demam. Etnis Kutai memilih daun sirsak untuk mengobati diare. Sedangkan masyarakat Dayak percaya bahwa mengonsumsi buah sirsak akan menghilangkan rasa mual.
Di Amazon, Amerika Selatan, rebusan daun sirsak dipakai sebagai tonik. Di Guatemala, daun sirsak sering dipakai untuk mengobati cacingan pada anak-anak. Sedangkan di Guam daun sirsak dimanfaatkan untuk mengobati asma.
Sebagian penduduk di Serawak, Malaysia, memanfaatkan daun sirsak untuk mengatasi hipertensi. Di Madagaskar, daun sirsak dipakai untuk mengobati penyakit lever. Sedangkan di Togo, rebusan air daun sirsak dipercaya bisa mengobati penyakit malaria.
3. Bunga
Bunga sirsak di beberapa negara digunakan sebagai obat untuk beberapa penyakit. Di Brasil, misalnya, bunga sirsak dipakai untuk mengobati penyakit saluran pernapasan (bronchitis). Sedangkan kombinasi bunga dengan daun serta akar sirsak dapat menyembuhkan sakit di dada.
4. Biji
Biji sirsak mengandung anomuricin, annonacin, anomurine, atherospermine, caclourine, cohibin, panatellin, Xylomaticin, reticuline, sabadelin, dan solamin. Biji sirsak biasa digunakan untuk mencegah dan mengobati astrigent,
ati kepala berkutu
karminatif, penyebab muntan, mengobati dan parasit kulit, serta obat cacing.
ngandung senyawa dan alkaloid. Alkaloid
nyebabkan penyakit digunakan untuk
si, obat parasit, obat
dalam kosmetik
5. Kulit Batang
Kulit batang tanaman sirsak mengandung tanin, fitosterol, Ca-oksalat, murisine, dan alks itu bila disuntikkan pada katak akan menyebab tetanus. Namun kulit batang ini dapat digunaka pengobatan asma, batuk, hipertensi, obat paras penenang, dan kejang.
Di Brasil, kulit batang sirsak dipakai dalam kos sebagai astringent atau toner untuk membersihkan permukaan kulit yang kotor. Di Amazon, kulit batang untuk mengatasi masuk angin. Di Peru dan Indonesia, kuli
ponesia, kulit batang dipakai untuk pestisida nabati. Di Haiti, konsumsi rebusan kulit batang diyakini memperbaiki kerja jantung di Jamaika, kulit batang digunakan untuk mengobati asma dan hipertensi. Sedangkan di Peru, kulit serta akar tanaman sirsak dipakai untuk mengobati penyakit kencing manis
azon, kulit batang dipakai
6. Akar
Akar tanaman sirsak mengandung annocatacin, annomonicin, annomontacin, annonacin, annomuricatin, cohibin, muracin, muricetanol, dan muricatin. Akar ini dapat digunakan untuk obat diabetes (khusus kulit akarnya), kejang, dan obat penenang.
Di Brasil, akar tanaman sirsak dipakai sebagai bahan obat nyamuk. Sedangkan di Peru dimanfaatkan sebagai oba penenang.
E. Senyawa Anti-Kanker
Saat ini sirsak banyak dicari karena ia mempun khasiat menyembuhkan penyakit yang selama


×
Berita Terbaru Update