Populasi daun sirsak sebagai herbal
anti kanker memang menanjak cepat. Banyak orang mengonsumsi rebusan daun sirsak
untuk mengatasi atau mencegah kanker, tumor dan kista.padahal semula masyarakat
hanya memanfaatkan daging buahnya yang manis dan kaya antioksida. Semula daun
sirsak hampir tak terdengar sebagai herbal anti kanker. Tapi sekarang
masyarakat banyak memanfaatkannya. Meluasnya penggunaan daun sirsak itu mungkin
karena masyarakat mudah memperoleh sirsak.
Terkuaknya khasiat daun sirsak
sebagai anti kanker telah menambah khazanah pemanfaatkan tanaman obat di
Indonesia.sebagai Negara megabiodiversitas. Indonesia memiliki 30000 speciaes
tumbuhan lebh dari 19600 tumbuhan berkahsn obat. Namun yang sudah dimanfaat
baru 350 tanaman obat.
A.
DESKRIPSI
TANAMAN
Tanaman sirsak (Annona muricata) termasuk family Annonaceae
dan spesies muricata yakni family tanaman yang memiliki bunga dan
buah yang manis. Kulit buah sirsak berduri dan agak tebal, sedangkan daging
buahnya berwarna putih, serta teksturnya seperti puding buah yang sudah masak
mempunyai rasa yang lebih asam dari pada manis.
Sirsak juga terasa asam karena mengandung asam organic
non-volatile, asam sitrat, asam isosirat, dan asam malat. Oleh karena
itulah buah sirsak biasa disebut custard apple. Buah sirsak tidak
mengenak musimm dan selalu ada sepanjang tahun. Karena rasa buahnya yang lezat,
sirsak banyak dikonsumsi sebagai minuman jus maupun di oleh menjadi bahan
makanan lainnya.
Daun sirsak berbentuk bulat telur agak tebal. Permukaan bagian
atasnya halus berwarna hijau tua dan bagian bawahnya berwarna lebih muda.
B.
Kandungan
Sirsak
adalah buah yang memiliki banyak sekali kandungan penting di dalamnya. Buah
sirsak terdiri dari 67,5 persen daging buah, 20 persen kulit buah, 8.5 persen
biji buah, dan 4 persen inti buah. Berikut ini penjelasannya.
1.
Karbohidrat
Setelah air, kandungan zat gizi yang terbanyak didalam sirsak
adalah karbohidrat. Salah satu jenis karbohidrat pada buah sirsak adalah gula
pereduksi (glukosa, dan fruktosal) dengan kadar 81,9-93,6 persen dari kandungan
gula total.
2.
Lemak
Buah sirsak hanya mengandung sedikit sekali lemak, yaitu 0,3 gr per
100 gr sehingga sangat baik untuk kesehatan.
3.
Vitamin C
Vitamin yang paling dominan pada buah sirsak adalah vitamin C,
yaitu sekitar 20 mg per 100 gr daging buah. Kebutuhan vitamin C per orang per
hari yaitu 60 mg, dapat dipenuhi dengan hanya mengonsumsi 300 gr daging buah
sirsak. Kandungan vitamin C ini adalah antioksidan yang sangat baik untuk
meningkatkan daya tahan tubuh dan memperlambat proses penuaan.
4.
Senyawa
Fitokimia
Selain komponen gizi, buah sirsak juga sangat kaya senyawa
fitokimia yang bermanfaat bagi kesehatan. Beberapa contoh senyawa fitokimia
yang terkandung didalam buah sirsak adalah asetaldehida, amyl-caproate,
amyloid, annonain, anomuricine, anomuricinane, anomurine, anonal,
atherosperminime, beta-sitosterol, campesterol, selobiosa, citrulline,
caclaurine, coreximine, dekstrosa, galactomanan, muricoreacin, procyanidin,
stepharne, stigmasterol, tannin, dan xylosyl-selulosa. Senyawa ini
memiliki banyak khasiat untuk kesehatan, antara lain mengobati gangguan batu
empedu, sembelit, asam urat, dan meningkatkan selera makan.
5.
Serat
Sirsak adalah buah yang kaya serat. Kandungan serat makanan dalam
sirsak mencapai 3,3 gr per 100 gr daging buah. Mengonsumsi 100 gr daging buah
sirsak dapat memenuhi 13 persen kebuthan serat harian.
6.
Fosfor dan
Kalsium
Mineral yang cukup dominan pada sirsak adalah fosfor dan kalsium,
masing- masing sebesar 27 dann 14 mg per 100 gr. Kedua mineral ini penting
untuk pembentukan masa tulang sehingga berguna untuk membentuk tulang yang kuat
serta menghambat oesteoporosis.
keyword: khasiat daun sirsak untuk kesehatan, khasiat daun sirsak terbaru, khasiat daun sirsak untuk kewanitaan,khasiat daun sirsak untuk trigliserida, khasiat daun sirsak untuk ginjal
