Batuk atau
istilah asingnya tussie merupakan gejala dari beberapa penyakit. Kadang-
kadang disertai influenza, penyakit kerongkongan, penyakit radang tonsil,
penyakit dada, penyakit tuberkolosa, dan lain sebagainya.
Pengobatannya:
a.
Ambilah
cengkeh, pala, jeruk nipis, daun sirih. Kalau sudah tersedia ambilah air 3
gelas. Untuk 3 gelas air bahan yang harus disediakan haus sebanding. Yakni cengkeh
15 biji, pala 1 biji, jeruk nipis 6 buah, dan daun sirih 15 helai. Untuk cengkeh
supaya zatnya dapat diperas sebaiknya ditumbuk menjadi bagian- bagain yang
lebih halus. Demikian jugs halnya dengan jeruk dibelah menjadi dua. Setiap ramuan
siap, air bersih yang sudah disiapkan dimasukkan ke panic bersama ramuannya. Dipanaskan
sampai mendidih. Panci sebaiknya jangan ditutup untuk memepercepat penguapan. Bila
airnya sudah tinggal separuh barulah diangkat. Dinginkan sejenak lalu masukan
dalam botol. Bila ingin memeperoleh lebih banyak, ramuan pun harus diperbanyak.
Cara pemakaiananya adalah sebagai berikut: untuk orang dewasa 3 kali
sehari, sekali minum 3-4 sendok makan. Untuk
anak- anak 3 kali sehari dengan dosis 1-2 sendok makan. Bila anda punya madu
campurlah dengan madu, sebagai tambahan supaya batuk cepat minggat,
hindarkanlah makanan berlemak.
b.
Seuah
tebu hitam yang sudah tua, masukkan tebu tersebut kedalam abu hangat (panas)
sekitar 10- 15 menit. Tapi ingat tebu jangan dilepaskan kulitnya dan jangan
sanpai hangus. Kalau sudah massk smbilsh dan kupas kulitnya lalu santaplah
seperti makan biasa. Kalau dilakukan berulang ulang batuk tidak tidak akan
betah dan segera lenyap.
c.
Ambilah
4 buah belimbing wuluh/buluh yang sudah tua, 3-4 helai daunnya dan kalau ada
bunganya yang baru mekar, cucilah bersih lalu rebus dengan 3-4 gelas air dan
rebus sampai mendidih. Kalau air rebusan tinggal kira- kira 1 gelas, angkatlah
dan saring. Dinginkan beberapa saat lslu minum . untuk orang mengidap prnyakit
maag, harus hati- hati.
d.
Jeruk
nipis yang tua dan banyak airnya 1 buah, peras dan ambil airnya. Seduh dengan
air panas 1 gelas (60 CC), dan tambahkan kapur sisri sedikit minumlah 2 kali
sehari 2 sendok makan.
e.
Lobak
merah 1 jari, dicuci bersih lalu diparut. Beri air masak 2 sendo makan lalu
peras dan saring. Minumlah dua kali sehari 2 sendok makan.
f.
Bunga
belimbing wuluh 20 kuntum, bawang merah 4 butir, daun galling 6 lembar, daun
kedondong 3 strip, daun sagamanis 10 lembar, akar sangket 2 jari, adas 1 sendok
teh, polosari 1 jari, gula enau 3 jari. Bahan- bahan ini dicuci bersih dan
dipotong- potong seperlunya. Sesudah dipotong- potong direbus dengan air bersih
4 gelas dan masak terus hingga airnya tinggal ¾ nya. Setelah dingin disaring lalu
diminum 2 kali sehari ½ gelas.
B.
BATUK
REJAN
Penyakit batuk
rejan atau batuk gonggong atau nama asingnya tussis covulsiva termasuk
penykit anak- anak yang mudah menular. Apalagi anak- anak berumur dibawah 5
tahun. Cara menularnya melalui batuk, bersin dan muntah sipenderita. Basil-
basil akan berterbangan dan sihisap oleh anak- anak orang lain.
Gejalanya:
·
Terasa
batuk datang dengan tiba- tiba pada malam atau pagi hari.
·
Pada
saat derangan si penderita batu beberapa menit yang diiringi muntah dahak dan
agak pekat.
·
Batuk
diiringi suara gonggong seperti suara bangkong
·
Selam
batuk wajah si penderita kelihatan merah kebiru biruan, uart leher tegang dan
mata berair.
Pengobatannya:
Daun
baru yang masih muda 6 lembar, daun jintan 10 lembar, buah mengkudu yang sudah
masak 1 buah, bidara upas ½ jari, bahan- bahan ini ditumbuk halus dan sesudah
halus diberi air masak ¾ cangkir dan madu 1 sendok makan. Terakhir ramuan ini
diperas lalu disaring, minumlah 2 kali sehari 2 sendok makan.
Keyword : ramuan obat tradisional penurun kolesterol, ramuan obat tradisional wasir berdarah, ramuan obat tradisional assalam, ramuan obat tradisional penurun darah tinggi,
ramuan obat tradisional hipertensi
Keyword : ramuan obat tradisional penurun kolesterol, ramuan obat tradisional wasir berdarah, ramuan obat tradisional assalam, ramuan obat tradisional penurun darah tinggi,
ramuan obat tradisional hipertensi
