A.
BERI-
BERI
Penyakit beri-beri adalah penyakit yang mengenai syaraf yang
disebabkan oleh kekurangan zat makanan pada bagian yang disebut ancurian atau
thiamin (kurang vitamin B1). Zat tersebut ditemuakan oleh Dr Eykman. Vitamin B1
banyak terdapat dalam kulit ari beras ragi, susu, buah, dan sayur- sayuran
segar. Karena kekurangan vitamin ini
maka pertukaran hidrat arang jadi terganggu.
Gejalanya:
·
Nafsu
makan sangat berkurang.
·
Tungkai
lekas capek bila berdiri atau berjalan agak lama.
·
Kaki
dan tangan terasa kesemutan dan terasa lemas.
·
Urat-
urat pada betis terasa sakit dan sulit kalau hendak berjalan tumit terasa
pegal.
·
Kaki
kelihatan bengkak dan kalau ditekan dengan ujung jempol terjadilah lekukan dan
sulit pulih.
Pengobatannya:
a.
Kacang
hijau, 1 cangkir, dicampur dengan santan kelapa 2 cangkir dan gula enau 2 jari.
Bahan- bahan ini dicampur dan dibuat menjadi bubur yang cukup kental. Sum- sum
kuku santaplah 2 kali sehari.
b.
Kulit
kemboja 2 jari, kulit kacang kayu laut 1 jari, pulai 1 jari, bawang merah 2
butir, adas 1 sendok teh, pulosari 1 jari, gula enau 3 jari, dicuci dan potong-
potong seperlunya. Rebus dengan air bersih 5 gelas, dan rebus hingga airnya
tinggal separoh. Kalau sudah dingin, saring dan minumlah 2-3 kali sehari ½ gelas.
c.
Daun
sirih 10 lembar rimpang lempuyang 3 jari, cabai hitam 6 buah, beras merah 1
cangkir. Ramuan ini dicuci dan ditumbuk halus, setelah halus dicampur dengan
arak 2 cangkir dan diremas baik- baik. Gunakanlah ramuan ini menggosok dan
mengurut seluruh tubuh anda (1-2 kali sehari sebanyak yang diperlukan)
d.
Beras
merah 1 cangkir, ditumbuk halus- halus dan diremas dengan minysk kesambi 6
sendok makan. Gunakanlah melumas tubuh (1 kali sehari pada malam hari sebelum
tidur).
e.
Daun
singkong manis 8 tangkai, dicuci bersih dan dikukus sebentar. Kemudian makanlah
sewaktu makan nasi seperti gado- gado.
B.
BEGUK/
GONDOK (PAROTITIS EPEDEMICAL)
Beguk atau
gondongan adalah jenis penyakit yang belum diketahui siapa biang keladinya. Yang
terang bibit penyakit ini termasuk golongan virus. Penyakit ini sering timbul
sebagai wadah dan banyak menyerang anak- anak berusia 6- 12 tahun. Masa tunasnya
antara 2-3 minggu dan termasuk penyakit yang mudah menular.
Gejalanya:
·
Kelenjar
ludah telinga (parotis) kelihatan bengkak
·
Mulut
terasa tegang dan nyeri, terutama kalau mengunyah dan menelan.
·
Sering
kali muntah- muntah dan nafsu makan berkurang.
·
Suhu
badan naik
·
Kadang-
kadang telinga terasa berdengung
Pengobatannya:
a.
Daub
tarum 1/3 genggam, daun hslur ¼ genggam, daun tempuhwijang 1/3 genggam. Bahan-
bahan ini dicuci bersih lalu digiling halus- halus. Bubuhilah minyak gandapura
2 sendok makan. Gunakanlah ramuan ini untuk melumas bagian yang sakit 2 kali
sehari sebanyak yang diperlukan.
b.
Daun
simabr menjangan 2 lembar dicuci lalu digiling halus- halus beri garam dan air
seperlunya. Gunakanlah ramuan ini melumas bagian yang sakit 2 kali sehari.
c.
Dau dan
buah mandu masing- masing 5 lembar dan 2 buah, mesoyi 2 jari, dicuci dan lalu
ditumbuk halus. Remas dengan air garam seperlunya lalu gunakanlah melumas
bagian yang sakit 2 jari sehari sebanyak yang diperlukan.
d.
Daun
terup ¾ genggam, daun belimbing buluh ½ genggam, bawang merah 3 butir. Bahan-
bahan ini dicuci bersih lalu diremas dengan air cuka 3 sendok makan. Gunkanlah melumas
bagian terasa sakit dengan dosis 2 kali sehari sebanyak yang diperlukan.
keyword: ramuan obat tradisional sakit gigi berlubang, ramuan obat tradisional untuk vertigo, ramuan obat tradisional penyakit tipes, ramuan obat tradisional sakit pinggang, ramuan obat tradisional pelancar haid
