Sebab musabab penyakit ayan atau
sawan sempai kini belum dapat diketahui dengan jelas. Mungkin sebab utama
disebabkan oleh adanya gangguan susuna
urat saraf pusat dan otak. Penyakit yang cukup parah disebut grand mal.
Faktor keturunan rupanya juga cukup berpengaruh terhadap penyakit ini.
Gejalanya:
·
Bila
penyakit ini akan kambuh, si penderita biasanya merasa pusing, pandangan
berkunang- kunang, alat pendengaran kurang sempurna.
·
Keringat
berlebihan dan mulut berbusa.
·
Sesaat
kemudian jatuh pingsan diiringi jeritan.
·
Sulit
bernafas, muka merah dan kebiru- biruan.
·
Biasanya
selama terserang ayan, mata tertutup dan akhirnya tertidur pulas lebih ¼ jam
dan lain- lain.
Pengobatan:
a.
Daun
kaki kuda ½ genggam, daun meniran ¼ genggam, daun kemangi ½ genggam, daun
sangket ¼ genggam. Bahan- bahan ini dicuci lalu dikeringkan. Setelah kering
ditumbuk halus lalu ditapis dan disimpan dalam toples. Cara meminumnya, setiap
1 sendok teh diseduh dengan air mendidih ¾ gelas dan diberi gula enau
seperlunya minumlah 3 kali sehari.
b.
Daun
seruni putih ¼ genggam, daun kaki kuda 1/3 genggam, daun sembung manis ¼
ganggam, dan poko 1/5 genggam, daun jintan ¼ genggam, kulit kinang 2 jari, gula
enau 3 jari. Semua ramuan ini dicuci dan dipotong- potong seperlunya. Lalu
direbus dengan air bersih 5 gelas sampai tinggal kira- kira separuh saja.
Sesudah dingin disaring baru diminum 3 kali ½ gelas.
c.
Akar senggani 8 jari, dicuci dan dipotong-
potong seperlunya. Direbus dengan air bersih 3 gelas sampai dengan kira- kira
seperampatnnya sesudah dingin disaring lalu diminum dengan madu sebanyak 3 kali
sehari ¾ gelas.
AMANDEL
Penyakit amandel biasanya disebabkan
oleh kelenjar tonsil atau serangan basil- basil nanah dan sering berkumpul
dengan basil fusifomis dan basil spirila. Penyakit ini
menimbulkan kerusakan pada permukaan selput lendirnya saja. Tetapi ada pula
yang lebih parah sampai merusak jaring- jaring amandelnya.
Gejalanya:
·
Kepala
terasa pusing
·
Demam
dan suhu badan naik.
·
Rasa
nyeri atau sakit pada saat menelan makanan
·
Lidah
berselapu dan nafas agak berbau.
·
Badan
lemah dan terasa lelah, dan lain- lain.
Pengobatan:
a.
Kulit
jeruk nipis 3 buah, dicuci lalu dipotong- potong seperlunya. Sesudah dipotong
direbus dengan air bersih 2 gelas makan sampai tinggal ¾ nya saja. Sesudah
dingin saring dan gunakan untuk kumur- kumur dan dan terus diminum. Lakukanlah
3-4 kali sehari 3 sendok makan.
b.
Buah
pala 2 biji, cengkeh 20 kuntum, dicuci lalu digiling halus, sesudah halus
diremas dengan minyak kelapa 3 sendok makan dan dihangatkan seperlunya. Lumaskanlah
merata pada leher lalu dibalut 1-2 kali sehari sebanyak yang diperlukan.
c.
Ambilah
kulit, jeruk nipis, dan madu murni. Jeruk nipis diperas diambil airnya. Kunyit
dilumat dan airnya diambil. Ketiga ramuan tadi dicampur jadi satu, lalu diminum
sedikit demi sedikit. Sekali minum sekitar 2-3 sendok makan. Lakukannlah
berkali- kali.
d.
Daun
sambilata ¼ genggam, daun kumis kucing 1/3 genggam, daun galing 1/5 genggam,
kulit batang duwet 2 jari, gula enau 3 jari, dicuci dan potong- potong
seperlunya. Sesudah dipotong- potong direbus dengan air 4 gelas sampai tinggal
kira- kira ¾ nya. Sesudah dingin disaring lalu diminum 3 kali sehari ¾ gelas
makan.
keyword :ramuan obat tradisional vertigo, ramuan obat tradisional untuk diet, ramuan obat tradisional sakit batuk panas dan pilek, ramuan obat tradisional syaraf kejepit
