A.
Berbagai
Pengertian tentang Berat Badan
Seseorang dikatakan mempunyai ukuran ideal apabila bentuk tubuhnya
tidak terlalu kurus maupun terlalu gemuk dan terlihat serasi antara berat dan
tinggi badan. Agar tubuh seseorang ideal, lemak didalam tubuhnya harus dalam
keadaan normal, lemak memang harus ada didalam tubuh, tetapi jangan sampai
kekurangan atau berlebihan.
Untuk menunjang kehidupan seseorang, didalam tubuh harus ada lemak
minimal sebanyak 3% dari berat badan, baik pada wanita maupun pria. Lemak
sebanyak 3% dari berat badan ini disebut lemak esensial yang terdapat pada
membran sel, sumsum tulang, jaringan syaraf, sumsum tulang belakang, otak,
sekitar jantung, paru-paru, hati, limpa, ginjal dan usus.
Lemak dalam tubuh yang jumlahnya melebihi 3% dari berat badan
disebut tumbuhan lemak. Tumbuahan lemak ini dapat menjadi pelindung organ-organ
bagian dalam tubuh terhadap cidera. Jumlah tumbuhnya lemak yang normal berbeda
antara pria dan wanita.
Kandungan lemak yang normal dalam tubuh pria dewasa muda adalah
15-20% dari berat badan, sedangkan pada wanita dewasa muda sebesar 20-25%.
Proporsi ini akan meningkat sesuai dengan umur yaitu pada wanita dewasa tua
sampai dengan 30% dari berat bsdan dan pada pria dewasa tua meningkat sampai 27%
dari berat badan.
Kelebihan berat badan (overweight) merupakan suatu penimbunan lemak
secara berlebih, yang menyebabkan kenaikan berat badan. Seseorang mengalami
kelebihan berat badan apabila beratnya 10-20% diatas berat badan ideal.
Seseorang yang kelebihan berat badan akan sering merasa kehabisan
nafas, badan terasa berat, sering kepanasan atau gerah, sering sakit pada
bagian pinggang, pinggul, paha, dan lutut. Hal ini merupakan suatu peringatan
bahwa seseorang harus sadar dan mulai melakukan pengaturan makanan serta latiah
fisik yang cukup dan sesuai agar tetap sehat dan bugar.
Seseorang dikatakan mengalami kegemukan (obesitas) jika terjadi kelebihan berat badan sebesar
20% dari berat badan ideal. Kegemukan dapat diukur dari timbunan lemak tubuh.
Pada wanita dewasa, dikatagorikan bila lemak tubuhnya sudah melibihi 30% dari
berat badn idealnya. Sedangakn pada pria dewasa, dikatakan kegemukan bila lemak
tubunya sudah melebihi 27% dari berat badan idelanya.
B.
Cara
Untuk Menilai Berat Badan
Banyak definisi untuk menyatakan berat badan ideal, kelebihan berat
badan dan kegemukan. Standar atau baku untuk menentukannya ternyata banyak
ragamnya. Beberapa cara yang dapat dipakai antara lain.
1.
Standar
Brocca
Pada pengukuran
metode Brocca ini sudah begitu popular dikalangan orang awam karena paling
mudah di gunakan dan paling mudah dimengerti sehingga banyak yang menfasirkan
bahwa bila berat badan berada sedikit saja diatas ketentuan Brocca maka
seseorang sudah merasa gemuk dan berusaha keras dengan cara apapun untuk mencapai berat badan ideal sesuai
dengan ketentuan tersebut.
Brocca membuat definisi berat badan:
(TB – 100) – 10%(TB - 100)
TB:
Tinggi Badan
Perhitungan Brocca
sebenarnya lebih cocok digunaksn untuk remaja dan usia dewasa muda. Bila
diterapkan pada orang orang yang lebih tua sering kurang sesuai, karena banyak
faktor lain yang harus diperhatikanselain tinggi dan berta bdan saja.
Faktor yang tidak diperhitungkan pada dalam standar Borcca antara
lain kerangka tubuah yang berbeda- beda, yaitu kecil, sedang dan besar.
Komposisi otot, lemak dan air yang berbeda- beda pula.
2. Baku
Harvard
Merupakan
standar yang telah dibuat berdasarkan perhitungan – perhitungan teliti sehingga
diperoleh hasil serangkaian angka- angka berat badan. Kategori kurus sehat, idela
maupun gemuk sehat dengan selang angka tertentu.
3.Baku
Metropolitan Life Insurrance Company
Standar
ini sering digunkan untuk mengetahui berat badan sehat dalam menentukan status
gizi dan kesehatan. Di sisni selang berat badan sehat dirinci lagi berdasarkan
tipe kerangka tubuh, kecil, sedang dan besar.
4. Indeks
Massa Tubuh (IMT)
Indeks
Massa Tubuh (Body mass index) merupakan penentuan berat badan sehat yang
sekarang banyak juga dipakai dan berlaku unutk orang dewasa yang berumur diatas
18 tahun.
5. Skin
Fold Test
Digunakan untuk
mrngukur kekebalan lemak dibawah kulit. Metode ini memerlukan keterampilan
khusus.
keyword: faktor risiko obesitas pada remaja, faktor risiko obesitas sentral, resiko anak obesitas, resiko musang obesitas
keyword: faktor risiko obesitas pada remaja, faktor risiko obesitas sentral, resiko anak obesitas, resiko musang obesitas
